Waduk Malahayu Brebes

Waduk Malahayu terletak di Desa Malahayu, Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes,Jawa Tengah; ± 6 km dari Banjarharjo atau 17 km dari Tanjung. Luas kawasan ini sekitar 944 hektare dan dibangun pada tahun 1930 oleh Kolonial Belanda.

Waduk Penjalin Brebes

Waduk Penjalin adalah sebuah bendungan yang dibangun tahun 1930 semasa penjajahan Belanda bersamaan dengan Waduk Malahayu di Brebes Bagian Utara.

Perkebunan Teh Kaligua

Perkebunan teh Kaligua merupakan kawasan wisata agro dataran tinggi yang terletak Kaligua di Desa Pandansari, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Tepatnya di wilayah Brebes bagian Selatan.

Masjid Agung Kota Brebes

Masjid Agung Brebes merupakan salah satu bangunan masjid tertua di wilayah pantura Kabupaten Brebes yang didirikan tahun 1836 masa pemerintahan Bupati Raden Adipati Ariya Singasari Panatayuda I (Kyai Sura) yang bangunan aslinya berarsitek jawa kuno, dengan kubah berbentuk limas.

Bung Karno

Berteriak adalah “hobi” Sukarno. Ia berteriak untuk memberi semangat rakyatnya. Ia berteriak juga untuk mengganyang musuh-musuh negara. Jika konteksnya adalah membakar semangat rakyat, maka Bung Karno adalah seorang orator ulung.

Tampilkan postingan dengan label SOSIAL. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SOSIAL. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 10 November 2012

Masyarakat Madani


Masyarakat madani adalah sebuah tatanan masyarakat sipil (civil socity) yang mandiri dan demokratis. Masyarakat madani lahir dari proses peyemain demokrasi, ikatan keduanya tersebut bagaikan mengalirnya air,

Pengartian Masyarakat Madani
Mengalami banyak pengertian tentang masyarakat madani, akan tetapi pertama kali istilah ‘masyarakat madani’ di munculkan oleh Anwar Ibrahim, mantan Wakil Perdana Manteri Malasya, menurutnya ‘masyarakat madani merupakan sestem sosial, yang subur, berdasarkan perinsip moral, yang menjamin keseimbangan antara kebesaran individu dengan kesetabilan masyarakat, masyarakat madani mempunyai ciri-cirinya yang khas; kemajemukan budaya (multicultural), hubungan timbal balik, dan sikap saling memahami dan menghargai.

Masyarakat madani menurut Dawam Raharjo adalah: sebagai peroses penciptaan peradaban yang mengacu kepada nilai-nilai kebijakan bersama, menurutnya dalam masyarakat madani warga Negara bekerja sama membangun ikatan sosial,

Menurut Azyumardi Azra, masyarakat madani lebih dari sekedar gerakan pro-demokrasi kerena ia juga mengacu pada masyarakat,

Sedangkan cendikiawan muslim Norkholis Majid, makna masyarakat madani berasal dari kata civility, yang mengandung makna toleransi kesediaan pribadi-pribadi untuk menerima berbagai macam pandangan politik dan tingkah laku sosial,

Sejarah Pemikiran Masyarakat Madani(civil society)
Sejarah pemikian masyarakat madani pada Fase Pertama: Adalah filusuf Yunani Aristoteles yang memandang (masyarakat sipil) sebagai sestem kenegaraan atau identik dengan Negara itu sendiri, dan dipahami sebagai system kenegaraan dengan menggunakan istilah Koinonia Politike, yakni sebuah komunitas politik tempat warga dalam terlibat langsung dalam berbagai percaturan ekonomi politik dan pengambilan keputusan.

Fase Kedua: Pada tahun 1767 Adam Ferguson, mengembangkan wacana civil socity, dengan kontek sosial dan politik, di sekotlandia,

Fase Ketiga: pada 1792 Thomas Paine memaknai wacana civil socity, sebagai suatu yang berlawanan lembaga Negara, bahkan ia dianggap sebagai Antithesis Negara,

Fase Keempat: dalam fase keempat ini dikembangkan oleh: G. W. F. Helgel(1770-1831 M), dan Karl Marx (1818-1883), dan lagi Antonio Gramsci (1891-1837), dalam pandangan ketiga pakar tersebut, civil society, merupakan elemen ideologis kelas dominan,

Fase Kelima: oleh Alexis de Tocqueviili, (1805-1859), bersumber dari pengalamanya mengamati budaya, demokrasi Amerika, dan pandangangya sebagai kelompok penyeimbang kekuatan negara, dan kekuatan masyarakat sipil dan politik, hal ini merupakan kekuatan utama yang menjadi demokrasi di Amirika,

Karakteristik Masyarakat Madani
Masyarakat madani tidak muncul dengan sendiriya, ia membutuhkan unsur-unsur sosial yang menjadi perasyarat terwujudnya tatanan masyarakat madani, Fakto-faktor tersebut merupakan suatu kesatuan yang salinga mengekat dan menjadi krakter khos masyarakat madani,

Beberapa unsure pokok yang harus dimiliki oleh masyarakat madani, adalah sebagai berikut,
1. Wilayah Publik yang Bebas (freepublic sphere)
Adalah ruang publik yang bebas sebagai sarana untuk mengemukakan pendapat warga masyarakat,

2. Demokrasi
Adalah prasyarat mutlak bagi keberadaan civil society yang murni (genuine), tampa demokrasi masyarakat sipil tidak mungkin terwujud,

3. Toleransi
Adalah sikap saling menghargai dan menghormati perbedaan pendapat, lebih dari sikap pandangan perbeda orang lain, Toleransi mengacu pandangan Nurcholis Majid adalah persoalan ajaran dan kewajiban melaksanakan kewajiban itu.

4. Pluralisme
Adalah merupakan prasyarat lain bagi civil society pluralism tidak hanya dipahami sebatas sikap harus dan menerima kenyataan sosial yang beragam, menurut Madjid adalah pertalian sejati kebhinekaan dalam ikatan-ikatan keadaban.

5. Keadilan Sosial
Adalah adanya keseimbangan dan pembagian yang proposional atas hak dan kewajiban setiap warga Negara yang mencakup seluruh aspek kehidupan ekonomi, politik, pengetahuan, dan kesempatan

Masyarakat Madani Di Indonisia: Pradigma Dan Praktek
Indonisia memiliki tradisi yang kuat civil socity (masyarakat madani) bahkan jauh sebelum Negara berdiri, masyarakat sipil telah berkembang pesat yang diwakili oleh kiprah beragam organisasi sosial keagamaan dan beragamnasional dalm perjuangan merebut kemerdikaan,

Dan lagi melalui proses pendidikan politik, diharapkan tataan masyarakat yang secara ekonomi dan politik mandiri, soalnya kemandirinyan merika padaahirnya akan melahirkan kelompok masyarakat madani yanga mampu melakukan konntor terhadap hegomuni Negara indonosia,

Terdapat beberapa strategi yang ditawarakan kalanyang ahlih tentang bagaimana seharusnya bagunan masyarakat madani bisa terwujud di indonisia,

Petama, pandangan intgrasi nasional dan politik,
Kedua, pandangan reformas system politik demokrasi,
Ketiga, paradigma membangun masyarakat madani sebagai basis utama pembanunan demokrasi,

Sikap toleran dapat ditujukan dintaranya dengan sikap menghargai pebedaan pandangan, kenyakina, dan tradisi orang lain dengan kesadaran tinggi bahwa perbedaan adalah rahmat tuhan yang hrus disukuri, di pelihara, dirayakan, dalam kehidupan sehari-hari,

Gerakan Sosial Untuk Mmperkuat Masyarakat Madani
Arti Gerakan sosial, menrut Iwan Gardono, adalah sebagai aksi organisasi atau kelompok masyarakat sipil dalam mendukung atau menentang perubahan sosial,

Pandangan lain mendifinisikan, bahwa gerakan sosial pada dasarnya adalah untuk perilaku politik kolektif non kelembagaan yang secara potensi berbahaya kerena mengancan setabilitas cara hidup yang mampu,

Keberadaan masyarakat madani tidak terlepas dari peran gerakan sosial, gerakan sosial dapat dipadamkan dengan perubahan sosial atau masyarakat sipil, yag didasari oleh pembagian tiga ranah, yaitu: Negara (state), Perusahaan atau Pasar (corporation atau market), dan Masyarakat Sipil

Organisasi Nonpemerintah Dalam Ranah Masyarakat Madani (Civil Society)
Istilah Organisasi Nonpemerintah adalah terjemahan harfiah NGO (non govren mintal organisation) yang telah lama dikenal dalam pergaulan Internasional,

Kata-kata NGO merujuk pada organisasi Nonnegara yang mempunyai kaita dengan badan-badan PBB atau mitra organisasi, ini akan berintraksi dengan organisasi Nonpemerintah

Kalimat NGO itu berlahan-lahan menyebar dan dipakai oleh komonitas Internasional ketika masuk ke-Indonisia, Istilah ini tidak memunculkan persoalan, namu dialihbahasakan dari NGO menjadi organisasi Nonpemerintah dalam sebuah konferensi,

Dalam arti umum pengeartian organisasi Nonpemerintah mencakup semua organisasai masyarakat yang berada diluar struktur dan jalur formal pemeritah. asyarakat

Masyarakat sipil mengejawantahkan dalam berbagai wadah sosial politik di masyarakat, seperti organisasi keagamaan, profesi organisasi, organisasi komunitas, media, dan lembaga pendidikan. Domain mereka terpisah dari negara maupun sektor bisnis. Salah satu pengejawantahan masyarakat sipil yang kerap terangkat menjadi titik fokus perhatian adalah Non-Govermenmental Organization (NGO).

Dengan demikian tidaklah mudah untuk mendapatkan sesuatu harus dengan berusaha dan bekerja keras dan dengan menggunakan strategi dan politik serta taktik seperti halnya strategi guna membangun masyarakat madani di Indonesia dapat dilakukan dengan Integrasi Nasional dan politik, reformasi sistem politik demokrasi, pendidikan dan penyadaran politik.

referensi Civic Education (Pendidikan Demokrasi)

BENCANA ALAM DI INDONESIA: BANJIR

Banjir adalah peristiwa terbenamnya daratan oleh air, peristiwa banjir timbul jika air menggenangi daratan yang biasanya kering, banjir pada umumnya disebabkan oleh air air sungai yang meluap ke lingkungan sekitarnya sebagai akibat curah hujan yang tinggi, kekuatan banjir mampu merusak rumah dan menyapu fondasinya.


Bangsa Indonesia tidak perlu saling menyalahkan siapa pun dalam masalah bencana yang berturut-turut terjadi di tanah air, karena untuk memperbaikinya harus datang dari diri sendiri yang terwujud dalam kesadaran kolektif, kata KH Hasyim Muzadi. "Kita tak bisa menentukan, mengapa bencana itu terjadi, tetapi yang terbaik mengacu kepada Al Quran dan hadist," ujarnya selaku naib atau wakil Amirul Haj pada khutbah wukuf di Arafah, Senin. Berpegang kepada Al Quran dan hadist bertujuan mengetahui gambaran, mengapa bencana tersebut terjadi, karena di balik bencana tersebut diberikan khusnul khatimah.

BENCANA ALAM DI INDONESIA BANJIR

Latar Belakang Terjadinya Banjir

1. Pengertian Banjir
Banjir adalah peristiwa terbenamnya daratan oleh air, peristiwa banjir timbul jika air menggenangi daratan yang biasanya kering, banjir pada umumnya disebabkan oleh air air sungai yang meluap ke lingkungan sekitarnya sebagai akibat curah hujan yang tinggi, kekuatan banjir mampu merusak rumah dan menyapu fondasinya. Air banjir juga membawa lumpur berbau yang dapat menutup segalanya setelah air surut. Banjir adalah hal yang rutin, setiap tahun pasti dating banjir, sebenarnya merupakan fenomena kejadian alam “biasa” yang sering terjadi dan dihadapi hampir diseluruh Negara-negara di dunia, termasuk Indonesia. Banjir sudah termasuk dalam urutan bencana besar, karena meminta korban besar. Erosi banjir:

Ø Banjir biasanya terjadi saat hujan deras yang turun terus menerus sepanjang hari.
Ø Air menggenangi tempat-tempat tertentu dengan ketinggian tertentu.
Ø Banjir mengikis permukaan tanah sehingga terjadi endapan tanah di tempat-tempat yang rendah.
Ø Banjir dapat mendangkalkan sungai, kolam, atau danau.
Ø Sesudah banjir, lingkungan menjadi kotor oleh endapan tanah dan sampah.
Ø Banjir dapat menyebabkan korban jiwa, luka berat, luka ringan, atau hilangnya orang.
Ø Banjir dapat menyebabkan kerugian yg besar baik secara moril maupun materiil.
Berdasarkan sumber air yang menjadi penampung di bumi, jenis banjir dibedakan menjadi tiga, yaitu banjir sungai, banjir danau, danbanjir laut pasang.
Ø Banjir Sungai: Terjadi karena air sungai meluap.
Ø Banjir Danau: Terjadi karena air danau meluap atau bendungannya jebol.
Ø Banjir Laut pasang: Terjadi antara lain akibat adanya badai dan gempa bumi.

2. Penyebab Terjadinya Banjir Akibat Alam Dan Ulah Manusia
Bencana alam banjir di Indonesia kerap sekali terjadi bencana alam. Salah satunya adalah bencana banjir yang sering terjadi. Lihat saja banjir bandang yang banyak terjadi karena sungai tiba-tiba meluap atau contohlah di jakarta yang kebanyakan banjir terjadi karena ulah manusia sendiri. Penyebab banjir sendiri bisa terjadi karena berbagai hal baik alam maupun manusia. Dan berikut adalah hal-hal yang menyebabkan banjir di seluruh dunia termasuk Indonesia :

ü Peristiwa alam seperti Curah hujan dalam jangka waktu yang lama.
ü Terjadinya erosi tanah hingga hanya menyisakan batuan, dan tidak ada resapan air. bahkan bukan hanya banjir tapi juga tanah longsor
ü Buruknya penanganan sampah, hingga kemudian sumber saluran air tersumbat.
ü Bendungan dan saluran air rusak. Seperti yang terjadi pada bencana di situ gintung
ü Penebangan hutan secara liar dan tidak terkendali.
ü Di daerah bebatuan daya serap air sangat kurang. Sehingga memudahkan terjadi bencana banjir
ü Keadaan tanah tertutup semen, paving atau aspal, hingga tidak menyerap air.
ü Pembuatan tanggul yang kurang baik,
ü Air laut, sungai, atau danau yang meluap dan menggenangi daratan.

Pembangunan tempat permukiman dimana tanah kosong diubah menjadi jalan gedung, tempat parkir, hingga daya serap air hujan tidak ada. Contohlah kota-kota besar semacam jakarta yang sering terjadi bencana banjir. Bencana banjir sebenarnya dapat kita hindari, yaitu dengan menghindari hal-hal diatas. Sehingga tidak akan terjadi peristiwa seperti situ gintung ataupun banjir bandang yang sering terjadi di indonesia. seperti sebuah kata bijak “Manusia adalah bagian dari alam, jika kita menyakiti alam maka kita juga akan menyakiti manusia”.

Musim Hujan di Indonesia

1. Banjir Landa Sebagian Wilayah Indonesia
Sedikitnya tujuh desa di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, dan tiga desa di Kabupaten Jember, Jawa Timur, terendam banjir masing-masing setinggi setengah meter dan 1,6 m. Akibatnya ratusan permukiman warga tergenang air. Banjir dan longsor juga terjadi di Lumajang (Jatim) dan Banyumas (Jateng).

Di Kolaka, Sultra, sejak Minggu (9/5) dini hari, air sudah menggenangi rumah warga setinggi 50 cm hingga dua meter. Wakil Bupati Kolaka H Amir Sahaka, di Kolaka, Senin (10/5) mengatakan, ketujuh desa yang cukup parah terkena banjir adalah Desa Gunung Jaya, Wande, Dangia, Poleag, Kecamatan Ladongi, serta Desa Pungoloko dan Tokai di Kecamatan Poli-Polia.

Dia mengatakan, banjir yang merendam ratusan rumah dan ratusan hektar tanaman padi, kakao, dan lada siap panen itu, pada dasarnya akibat ulah para pembalak atau penebang liar. "Banjir sempat membuat warga panik karena kejadiannya di saat warga sedang tidur lelap pada jam 03.00 dini hari," katanya.

Ada dua desa dari tujuh desa yang terendam yaitu Desa Tokai dan Desa Punggloko yang terisoir. Pasalnya, satu-satunya jembatan yang menghubungkan ke dua desa itu dengan desa lain terputus total. Sejumlah desa juga belum bisa dijangkau dengan kendaraan roda empat maupun roda dua. Sejumlah jembatan penghubung antar desa putus diterjang banjir.

Terkait dengan bantuan untuk korban banjir, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kolaka Samsul Rijal mengatakan, bantuan yang sudah diturunkan ke desa itu berupa mie instan, ikan kaleng, serta beberapa karung beras. "Saya berharap bantuan bisa diturunkan lagi secepatnya,"

Kondisi serupa juga terjadi di Kecamatan Sumberbaru, Jember, Jatim, ratusan rumah di tiga desa kecamatan itu terendam banjir. Banjir terjadi akibat meluapnya air Kali Jatiroto dengan ketinggian 1,6 m. Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Perlindungan Masyarakat (Bakesbang Linmas) Jember, Edy Budi Susilo mengatakan, ratusan rumah terendam sejak Senin (10/5) menyusul hujan deras yang terjadi sejak Minggu (9/5) malam.

"Hujan deras mengakibatkan DAS Jatiroto meluap dan merendam tiga desa, yakni Desa Yosorati, Desa Jatiroto dan Desa Sumberagung," kata Edy.

Semarang Korban banjir bandang yang terjadi di Kelurahan Wonosari, Kecamatan Ngaliyan dan Mangkang, Kota Semarang, Jawa Tengah yang terjadi sejak Selasa (9/11/2010) kemarin, kini bertambah menjadi 5 orang tewas dan 1 orang masih dinyatakan hilang. Baca Relawan Gunung Merapi Peringatan Hari Pahlawan The Real Hero Today dan Kecepatan Gelombang Sunami Mentawai Pagai Pasca Gempa Padang Sangat Dahsyat Setara Jet Tempur. “Tadi pagi berhasil diketemukan 2 orang atas nama Hilul (1) dan Karayati (35 tahun),” kata Arif, petugas komunikasi Badan SAR Nasional Semarang, saat dihubungi okezone, Rabu (10/11/2010).

Banjir bandang mamasa sulbar bencana alam terbaru musibah banjir di mamasa seret 75 rumah warga. Dari kabar terakhir, Sedikitnya 75 rumah penduduk terseret air sungai akibat banjir bandang melanda Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat setelah daerah itu diguyur hujan, Gubernur Sulawesi Barat H Anwar Adnan Saleh di Mamuju, mengatakan, musibah banjir di Mamasa akibat daerah ini diguyur hujan deras sejak Kamis hingga Jumat (5/11/2010) menyebabkan 75 rumah penduduk porak-poranda disapu banjir bandang Sungai Mamasa.

Tragedi Banjir Bandang Wasior di Papua Barat Belum Lagi Usai, Kini Dikabarkan Terjadi Banjir Bandang Terbaru di Anyer Kab Serang Banten. Lihat video youtube banjir bandang Wasior Teluk Wondema Papua Barat beberapa waktu lalu. Banjir bandang terjadi tadi pagi di Kecamatan Anyer Kabupaten Serang, Banten Kampung Cilupuy Desa Sindang Karya, dan menghanyutkan dua rumah dan puluhan ternak milik warga. Tak hanya rumah dan ternak, puluhan hektar lahan pertanian milik warga setempat yang siap panen juga rusak. Belum ada bantuan dari pemerintah setempat. "Air datangnya secara tiba-tiba, dan memang sebelum datang air banyak, hujan dulu selama setengah jam,"

2. Indonesia Menempati Urutan Ke 3 Dunia Tentang Banjir
Indonesia menempati urutan ketiga di dunia sebagai negara yang paling rawan dan paling sering dilanda bencana banjir, setelah India dan China. Hal tersebut dikemukakan peneliti Pusat Studi Bencana Alam (PSBA) UGM, Dr. Muh. Aris Marfai, M.Sc., Selasa (29/12), dalam Seminar Hasil Kegiatan Pengurangan Risiko Bencana. Seminar yang merupakan hasil kerja sama PSBA UGM dan Departemen Sosial (Depsos) RI berlangsung di Hotel Brongto, Yogyakarta.

Menurut Marfai, banjir di India dan China disebabkan meluapnya air dari sungai dan laut, sedangkan di Indonesia lebih banyak disebabkan oleh air sungai. Kendati demikian, ia memprediksikan banjir dari meluapnya air laut akan melanda Indonesia di masa mendatang seiring dengan adanya perubahan iklim global. “Banjir laut sekarang sudah mulai melanda Semarang dan Jakarta,” ujarnya.

Sering munculnya bencana banjir di Indonesia disebabkan beberapa faktor, antara lain, kondisi curah hujan tinggi dan sebagian tanah tidak lagi mampu menyerap air dengan baik serta perubahan penggunaan tanah. Untuk mengurangi risiko bencana, banyak hal yang dapat dilakukan, yakni dengan persiapan mitigasi bencana, pengelolaan organisasi, dan menjaga daerah hulu sebagai kawasan resapan air.

3. Peringatan Pemerintah
Senin 22 maret 2010 Kantor Gubernur Propinsi Jawa Barat menginformasikan Jika curah hujan wilayah bandung & sekitarnya terus meningkat, untuk keamanan bendungan Jatiluhur Sekitar tengah malam akan di los 5000 kubik kami himbau kepada masyarakat sekitarnya untuk antisipasi bencana banjir kiriman, mohon maaf atas ketidaknyamanan kondisi tersebut, langkah ini kami ambil untuk menyelamatkan bedungan jatiluhur purwakarta agar bisa menyelamatkan hampir seluruh kota dan propinsi jawa barat. Jika kami tidak mengambil langkah ini maka bendungan tersebut akan pecah dan mengakibatkan kerugian moral dan materi yang lebih besar. Dihimbau agar seluruh warga masyarakat dan tokoh agama agar do'a bersama untuk keselamatan kita semua bersama.

Dan kami himbau bahwa kita tetap waspada dan berdo'a agar kita semua selamat dalam bencana banjir tersebut berikut beberapa gambar yang saya ambil di internet dan

4. Mencegah Banjir
Pembangunan tanggul penghadang banjir rob atau air laut pasang di Marunda, Cilincing, Kamal Muara, dan Jalan RE Martadinata, Jakarta Utara, diharapkan selesai tahu 2011. Pasalnya, akibat proyek itu belum selesai, masyarakat di kawasan itu sering menderita karena kerap diterjang banjir rob. "Pemprov dan DPRD DKI harus memprioritaskan penyelesaian pembangunan tanggul di empat tempat itu. Hal itu mendesak diselesaikan karena masyarakat di sana masih sering terkena rob. Kasihan masyarakat di pesisir pantai itu. Kalau anggaran yang diperlukan hanya Rp 20 miliar, jumlah itu sangat kecil dibanding total APBD DKI 2011 yang mencapai Rp 27,9 triliun," ujar Koordinator Presidium Himpunan Masyarakat untuk Kemanusiaan dan Keadilan (Humanika) Jakarta M Syaifil Jihat, Minggu (14/11). Menurut pengamatan dia, pada RAPBD 2011 yang sedang dalam pembahasan, setidaknya ada lima contoh proyek yang bisa dikurangi atau ditunda penganggarannya, yakni pembebasan ruang terbuka hijau (RTH) hutan kota di Jakarta Barat senilai Rp 47,5 miliar; pembebasan lahan RTH di RT 001/04 Cipayung, Jakarta Timur, sebesar Rp 60 miliar (anggaran di Dinas Pertamanan dan Pemakaman); pengadaan mobil quick response senilai Rp 56 miliar, pengadaan mobil pompa berat (heavy duty) sebesar Rp 66 miliar (anggaran Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana), dan pembebasan lahan untuk pendidikan dan latihan Satpol PP di Sukabumi senilai Rp 47 miliar. "Sangat ironis kalau penyelesaian pembangunan tanggul dan pompa air untuk menanggulangi banjir rob hanya kurang Rp 15 miliar tidak dipenuhi, tetapi membebaskan lahan untuk RTH yang kebanyakan setelah dibebaskan lantas dibiarkan bertahun-tahun tidak dimanfaatkan,"

Begitu pula di wilayah rawan longsor, rumah yang harus dibangun tidak berupa tembok yang langsung menempel ke tanah seharusnya dibuat rumah panggung sehingga air dapat terserap oleh tanah dan tidak membentuk bendungan-bendungan. "Getaran tanah mampu merobohkan bangunan sehingga bakal menimbulkan korban jiwa seperti halnya di Nyalindung, Kabupaten Sukabumi dan Pasirjambu, ketegasan dan pengawasan pemda berperan penting dalam hal ini jika relokasi sulit dilakukan," ujarnya. Menurut Untung, daerah-daerah di Indonesia yang rawan bencana alam diantaranya adalah Provinsi Jawa Barat, DKI Jakarta, Sumatera Barat, Kabupaten Bandung dan Kabupaten Cianjur.

Dampak Banjir

1. Kerugian Terhadap Masyarakat Dan Pemerintah
Banjir tersebut melanda lima distrik dari 13 distrik yang ada di Kabupaten Teluk Wondama. Lima distrik terdampak adalah Wasior, Waskam, Rado, Manggurai dan Sanduwai. Sedikitnya delapan (8) kampung, yaitu Kampung Wasior I dan II, Kampung Rado, Kampung Moru, Kampung Maniwak, Kampung Manggurai, Kampung Wondamawi dan Kampung Wondiboi rusak parah. Ibu kota distrik Wasior hancur hingga 80%, dan hingga saat ini aktivitas masyarakat belum kembali normal.

Berikut adalah informasi terbaru tentang daerah yang terdampak menurut laporan tim Karina di lapangan per 24 Oktober 2010:

Ini kami hanya mengetahui kerugian di wasior pun begitu banyak, belum lagi dari semua bencana banjir yang melanda di bangsa Indonesia dalam hal kerugian mungkin mencapai miliyaran rupiah.

Data Kerugian : 382, 4 Milyar (data Departemen Pekerjaan Umum)

Jenis
Bangunan Masyarakat
Bangunan Pemerintah
Sekolah
Gereja
Jalan
Rusak Berat
1474
86
7
1
20,2 km
Rusak Ringan
68
30
2
0,5 km

Banjir dapat menimbulkan kerusakan lingkungan hidup berupa:

1. Rusaknya areal pemukiman penduduk,
2. Sulitnya mendapatkan air bersih, dan
3. Rusaknya sarana dan prasarana penduduk.
4. Rusaknya areal pertanian
5. Timbulnya penyakit-penyakit
6. Menghambat transportasi darat

2. Kebutuhan
Menurut pantauan tim, alat-alat dapur, perlengkapan rumah tangga, alat pertukangan dan kelistrikan masih menjadi hal yang sangat dibutuhkan untuk proses pemulihan.Sandang pangan papan yang layak untuk dihuni. Kecepatan dari pemerintah tentang hal bantuan harus segera tersalurkan secara lengsung pada korbannya.

3. Tidak Perlu Saling Salahkan Soal Bencana
Bangsa Indonesia tidak perlu saling menyalahkan siapa pun dalam masalah bencana yang berturut-turut terjadi di tanah air, karena untuk memperbaikinya harus datang dari diri sendiri yang terwujud dalam kesadaran kolektif, kata KH Hasyim Muzadi. "Kita tak bisa menentukan, mengapa bencana itu terjadi, tetapi yang terbaik mengacu kepada Al Quran dan hadist," ujarnya selaku naib atau wakil Amirul Haj pada khutbah wukuf di Arafah, Senin. Berpegang kepada Al Quran dan hadist bertujuan mengetahui gambaran, mengapa bencana tersebut terjadi, karena di balik bencana tersebut diberikan khusnul khatimah.

Ia menjelaskan, jika ditelaah berdasarkan ajaran Islam, maka akan dijumpai beberapa hal dari bencana tersebut. Yaitu, bencana yang semata-mata dari Allah, bencana karena ulah manusia dalam memperlakukan alam, bencana sosial yang disebabkan hilangnya amanah keadilan, kemakmuran bersama dan keteladanan. Termasuk bencana yang disebabkan hilangnya moralitas sehingga melanggar harkat kemanusiaan yang wajar kemudian mendapatkan kemurkaan Allah, katanya.

Ia berharap semua pihak dapat meraba kenyataan tersebut melalui nurani, sehingga dapat melakukan introspeksi (mahasabah), menangkap isyarat dari gejala sosial dan alam. Sebelumnya ia mengajak agar banyaknya bencana alam di Indonesia, baik bencana sosial maupun alam, agar dimohonkan kepada Allah sehingga negara dan negeri diselamatkan Allah dari bencana dan kerusakan yang lain. Allah tak akan mengubah, atau menghilangkan kenikmatan yang diberikan kepada hambanya, kecuali hamba tersebut mengubah dirinya sendiri. Doa untuk negeri kaum muslimin tak hanya ditujukan untuk negara dan bangsa Indonesia saja, juga untuk kaum muslimin dan kemanusiaan dunia.

Sebab, katanya, belahan dunia yang dihuni umat Islam masih banyak yang miskin dan terbelakang disebabkan kebodohan, kemiskinan dan dan kezaliman. "Kita tak perlu menyalahkan siapa pun di dalam masalah bencana yang berturut-turut terjadi di tanah air, karena perbaikan harus dimulai dari diri kita masing-masing,"

KESIMPULAN
Dari pembahasan yang telah disebutkan di atas, dapat disimpulkan bahwa bencan banjir yang melanda Negara kita merupakan hal yang sangat perlu diperhatikan sebab terjadinya bencana banjir disebsbkan dari beberapa hal adakalanya terjadi karena alam dan ada juga terjadi dikarenakan ulah manusia.

Dan berikut adalah hal-hal yang menyebabkan banjir di seluruh dunia termasuk Indonesia :
ü Peristiwa alam seperti Curah hujan dalam jangka waktu yang lama.
ü Terjadinya erosi tanah hingga hanya menyisakan batuan, dan tidak ada resapan air. bahkan bukan hanya banjir tapi juga tanah longsor
ü Buruknya penanganan sampah, hingga kemudian sumber saluran air tersumbat.
ü Bendungan dan saluran air rusak. Seperti yang terjadi pada bencana di situ gintung

Pembangunan tempat permukiman dimana tanah kosong diubah menjadi jalan gedung, tempat parkir, hingga daya serap air hujan tidak ada. Contohlah kota-kota besar semacam jakarta yang sering terjadi bencana banjir. Bencana banjir sebenarnya dapat kita hindari, yaitu dengan menghindari hal-hal diatas. Sehingga tidak akan terjadi peristiwa seperti situ gintung ataupun banjir bandang yang sering terjadi di indonesia. seperti sebuah kata bijak “Manusia adalah bagian dari alam, jika kita menyakiti alam maka kita juga akan menyakiti manusia”.

PENUTUP
Demikianlah sekelumit pembicaraan dan bukti-bukti tentang bencana banjir yang melanda dinegara kita, yang berbagai macam dari sudut pandang mengapa selalu terjadi banjir dan bahkan seluruh kota-kota besar di indonesia,

Semua pembahasan dalam makalah ini merupakan ringkasan dari berbagai media internet yang berkaitan dengan Bencana Alam Indonesia Banjir.

Mudah-mudahan bisa diambil hikmah dan dijadikan sebagai pelajaran yang berharga bagi kita khususnya dan yang membaca pada umumnya. Semoga bermanfa’at fiddin wal ahirat. Amin.

DAFTAR PUSTAKA
1. Sunarto,dkk, "Pendidikan Lingkungan dan Budaya Jakarta kls 6", Ganeca Exac.
2. http://id.wiki pedia.org/wiki/Banjir#Cite_note-4
3. http://google.co.id